Masa Kecil Yang Indah

Aku masih termenung di depan meja belajar ku. Melihat dua buah foto yang aku letakkan dalam satu frame. Terlihat jelas di situ ada 2 wajah yang sangat aku kenal. Foto masa kecil ku. Di samping nya ada seorang bocah laki-laki. Sepupu ku Ihsan Rabbani. Tak ku pungkuri aku kangen akan masa kecil itu. Jika saja aku bisa memutar waktu, ingin rasanya aku mengulangi masa-masa itu. Tapi aku hanyalah manusia biasa yang berusaha untuk menjadi lebih baik. Yang sudah berlalu biarlah itu menjadi sebuah kenangan terindah dalam hidup ini. Yang terpenting untuk seorang pejuang bukanlah hari kemarin. Tapi hari ini dan yang akan datang. Masih terekam jelas di memoriku saat aku dengan dia belajar waktu saat kelas 1 SD. saat itu kami akan melaksanakan ujian kenaikan kelas. Bersama dengannya aku bisa berbagi dan bercerita. Tapi itu dulu. Tak jarang pula dia menjadi rival ku selama di sekolah. dari TK sampai SMP kami selalu satu sekolah. Harus ku akui. Dia lebih hebat dari ku untuk masalah akademik. Menginjak masa remaja kami pernah melalui bersama. Bercerita dan berbagi bersama akan indahnya masa SMP. Akan indahnya jatuh cinta. :) Berusaha menjaga satu sama lain layak nya kakak dan adik. Rencana Allah selalu indah..Itu yang aku tau. Memasuki bangku SMA, Allah menakdirkan kami pisah sekolah. Aku tau salah satu tujuan Allah. Membuat masing-masing kita lebih dewasa dan tidak lagi bergantung satu sama lain. Bukan sekali dua kali orang tua ku dan dia memaksa ku untuk pindah di sekolah yang sama dengannya. Tapi aku tak bisa. Di sini aku sudah menemukan kebahagiaan ku bersama teman-teman ku. Bukan aku tak mau berbagi kebahagiaan itu. Tapi aku yakin kita perlu untuk belajar mandiri. Sampai saat ini Allah telah menakdirkan kita untuk LULUS SMA. Indah rasanya masa SMA yang kita lalui. tapi bukan bersama mu aku melalui nya. Kita mulai sibuk dengan urusan dan masalah masing-masing. Tak ada lagi kata-kata penyemangat dari mu. Tak ada lagi canda tawa yang dulu terekam indah di memori ku. Aku kehilangan orang yang aku sayang. Maaf kan aku jika aku berusaha mencari pengganti mu. Maafkan aku... aku memang tak bisa lagi menjaga mu. Tapi aku tau Allah akan selalu menjaga mu, menjaga ku.  satu kata-kata yang tak pernah ku lupa. "Jun, cowok itu punya 9 hati sedangkan cewe cuma punya 1 hati. Jadi hati-hati sama cowo". atau "Yaudah sih ,jun masih banyak laki-laki yang lebih baik dari dia". Aku berusaha mencari sahabat ikhwan seperti mu. Tapi aku tau kau tak akan terganti. Setiap orang di ciptakan Allah berbeda. Jika kau tidak menjauh dari ku mungkin aku tak kan membuka satu ruang di hati ku untuk nya. Untuk sahabat ku yang sekarang. Mungkin aku tak pernah punya sahabat ikhwan selain kamu. Sahabat ku berjanji. Dia berjanji untuk menjaga ku dan menjadi sahabat ku. Aku berharap dia bisa menepati janji itu. Aku hanya tak ingin untuk kedua kalinya kehilangan orang yang aku sayang.  Aku menyayangimu. Aku menyayangi nya dan aku menyayangi sahabat ku yang lain. Aku akan berusaha jaga baik-baik orang yang aku sayang. Jika memang tempat ku sebagai sahabat dan saudara mu telah tergantikan oleh orang yang jauh lebih baik dari aku..aku mengikhlaskan mu untuk nya. Kehilangan orang kita sayang itu memang tidak enak, tapi jika kamu bisa mendapatkan yang jauh lebih baik dari ku..aku akan jauh lebih bahagia. :)   Semoga ALLAH SWT mengabulkan apa yang menjadi harapan dan cita-cita kita bersama. Semoga kita bisa mendapatkan PTN dan Fakultas terbaik. Bisa buat Allah bangga sama kita, bisa buat orang tua kita tersenyum bahagia. Karena itulah sebuah kebahagiaan yang sesungguhnya..  Foto itu yang bisa mengobati rasa rinduku padamu..

0 komentar:

Posting Komentar